jump to navigation

What a Small World December 15, 2008

Posted by tantikris in story.
trackback

Waktu masih SD dulu, aku sangat antusias waktu pelajaran ilmu bumi, bisa melihat peta kota dimana aku tinggal bahkan tempat-tempat lain di Indonesia. Apalagi saat melihat bola dunia, wah, sangat menakjubkan untukku, membayangkan bahwa di bagian lain di belahan bumi ini ada negara-negara lain yang punya berbagai karakteristik tempat dan budaya yang beragam. Sering aku berpikir kapan ya aku bisa sampai kesana? Dunia terasa sangat luas dan sulit untuk bisa terjangkau.

 

Waktu klas 5 SD aku sempat ikut program sahabat pena dari suatu majalah anak-anak, disana aku punya beberapa teman dari kota lain. Buatku itu adalah sesuatu yang sangat istimewa bahwa aku bisa punya komunikasi dengan teman yang tinggal ditempat-tempat yang jauh tadi tanpa aku harus kesana, hanya dengan bersurat-suratan. Aku mulai berpikir, dunia memang luas tapi jarak yang jauh rupanya bukan kendala.

Konsep bahwa dunia yang luas bisa terasa lebih ‘sempit’ dengan adanya berbagai sarana ini baru aku pikirkan dan rasakan lagi setelah pertengahan tahun 90-an. Ini adalah sejak interconnected networking alias internet yang awalnya hanya kuketahui lewat berbagai sumber informasi itu mulai merambah kehidupan keseharianku. Internet kurasakan sangat membantu dalam pekerjaan dan studiku. Jurnal ilmiah terkini dan artikel perkembangan ilmu bahkan komunikasi langsung dengan penulisnya dapat kuakses dengan mudah. Rasanya bagaikan memasuki perpustakaan besar klas dunia yang bisa kucapai dengan sebatas menyalakan komputer dan menghubungkannya dengan jaringan internet. Jarak bukan lagi kendala, rasanya dunia tak lagi terlalu luas

Sebagai orang yang awam teknologi aku sangat takjub oleh apa yang bisa dicapai dengan internet.  Dunia nyata terasa lebih sempit dengan adanya dunia maya dimana aku bisa bebas berkelana. Cyberspace yang dulu hanya kukenal dari film fiksi-ilmiah ternyata sekarang kualami sendiri. Kadang aku berimajinasi itu adalah ruang udara diatas kepala kita yang dipenuhi dengan partikel-partikel gelombang elektromagnetik yang saling berloncatan sama sini… dzzingg…dzzzing…

Awalnya aku hanya memanfaatkan internet untuk keperluan tugas dan studi, ini juga mengingat saat awal-awal dulu fasilitas untuk hal ini kan belum semudah sekarang, jadi ada hal yang harus kuprioritaskan. Baru beberapa tahun terakhir ini aku melirik penggunaan lain internet untuk sesuatu yang lebih personal dan bersifat sosialisasi. Tadinya aku tidak terlalu tertarik, aku berpikir untuk apa bersosialisasi di dunia maya, bukannya itu harusnya dilakukan di dunia nyata? Aku bahkan sempat berpikir orang yang aktif didunia maya mungkin karena punya masalah dengan kehidupannya di dunia nyata, tapi rupanya hal ini tidak sepenuhnya benar.

Beberapa tahun lalu, seorang sahabatku memperkenalkanku pada suatu situs pertemanan dan jadilah akupun mempunyai akun di dalamnya. Kenapa tidak? begitu pikiranku saat itu, toh tidak ada salahnya punya lebih banyak lagi teman. Meskipun hanya kulakukan sambil lalu saja ternyata aku mendapatkan beberapa teman baru bahkan dari berbagai negara, sesuatu yang tidak pernah kupikirkan sebelumnya. Ini kan seperti versi lain dari sahabat pena waktu SD dulu. Aku juga bertemu beberapa teman waktu masih sekolah dulu dari situs ini…wah, benar-benar dunia jadi  bertambah sempit saja rasanya.

Selanjutnya, baru beberapa bulan terakhir ini aku mulai mengenal blog sebagai sarana untuk mengekspresikan ide dan pemikiranku, dan ini bagaikan mimpi yang jadi nyata karena aku pernah bercita-cita ingin jadi seorang penulis. Bayanganku saat itu aku ingin menjadi seorang penulis  yang punya kolom tetap di salah satu koran atau majalah. Hal yang ingin kutulis bukan hal-hal yang ‘berat’ tapi sesuatu yang ringan tentang hidup sehari-hari yang kuharap bisa jadi inspirasi bagi pembaca. Nah, meskipun cita-cita itu belum sempat kesampaian, ternyata saat ini ada sarana yang memungkinkannya. Aku bisa jadi seorang penulis, bukan di koran atau majalah sih tapi di blog, ah sama saja. Sudah dapat teman yang bisa dikenali dari buah pemikirannya, bisa jadi penulis pula… Aha !!! 

Meskipun tidak terlalu rajin, aku suka blogwalking dan melihat betapa beragamnya orang mencurahkan ide pemikirannya dalam tulisan, itu memperkaya wawasanku. Beberapa blogger bahkan terasa seperti teman dekat padahal belum pernah bertemu muka sebelumnya. Prameswari dan Erna, dua sahabatku dalam dunia nyatapun akhirnya ketularan virus nge-blog ini…hehehe..  Lihat, dunia semakin sempit saja, dengan siapa saja kita bisa berkomunikasi, berbagi inspirasi bahkan menjalin persahabatan. Sahabat di dunia nyata, sahabat di dunia maya, hanya jarak yang membedakannya, tidak terlalu terasa lagi beda esensinya.

Salah satu teman baruku di dunia maya adalah Jeung Lala, aku suka cara bertuturnya yang riang dan selalu positif dalam memandang berbagai permasalahan. Satu hal yang istimewa adalah dia baru saja meluncurkan buku pertamanya yang berasal dari postingan dalam blognya yang baru dimulainya sejak Februari tahun ini…wah, hebat. Dan, memang benar dunia ini terasa makin sempit aja karena ternyata dia tinggal di kota yang sama denganku, bahkan satu kawasan di Surabaya barat. Haih…!!

Dan jadilah, Sabtu lalu, aku, Prameswari dan Lala bertemu muka untuk pertama kalinya. Suatu pertemuan yang riang dan menyenangkan dan kelihatannya masih akan berlanjut dengan pertemuan-pertemuan lainnya..hehehe… Dan kami memang membuktikan bahwa dunia ini memang sempit karena tempat pertemuan kami adalah tempat favorit yang sama-sama sering kami kunjungi tanpa saling tahu sebelumnya.

What a small world, thanks to the internet !

Tanti, Prameswari, Lala

Tanti, Prameswari, Lala

picture-002

Lihat deh, sok imut... Teman baru, tapi berasa seperti teman lama.

 

 

 
 
 

 

Comments»

1. Daniel Mahendra - December 15, 2008

Whaaa… ada kopdaran tingkat lokal Surabaya. Hihihi.
Lala yang ngakunya kopdaran ini a la AB Three bikin aku bingung. Lha gimana aku nggak bingung? Lala sebagai siapa kalau diibaratkan AB Three… (du-du-du-du-du…)

Dunia ini memang menjadi sebatas layar monitor.
Selamat… :)

Oh, mungkin tepatnya memang bukan bukan AB Three kok… tapi Trio Nungki-Lala-Tanti (plesetan Rida-Sita-Dewi)… dan jangan salah, aku adalah Dewi-nya getooo…. ;)

2. prameswari - December 15, 2008

Whaaa……masiy kebayang serunya Sabtu kemaren…. Nggak nyangka kalo bisa ketemu dalam rencana sesingkat ini.Dunia emang sempit banget…..sampe kursi yang mestinya cukup buat berdua, nekat kita pas-pasin buat bertiga. Hihihi

Apa perlu di revisi judulnya yah?
gimana kalo :
“What a small sofa”?
“What a small photobox”?
hihihihi…….

3. jeunglala - December 15, 2008

Mbak Tan….
Kita emang harus segera bikin kencan-kencan berikutnya, deh! Soalnya kemarin waktunya terlalu sempit jadi kurang menunjukkan kegilaannya … (walaupun segitu aja udah cukup malu2in, deng.. wekekekek)
Photo2 ala AB Three-nya ntar aku kirim ya…

dan, DM.. DM…
Harus ya sesirik itu????
Kamu blum lihat dirikyu yang asli sih…
Kalau udah liat, pasti kamu segera nuduh aku seperti Luna Maya atau paling nggak kayak Sandra Dewi!!!
wakakak…

What a great date, ya, Mbak Tan.. Mbak Noeng…
Thanks a lot!

(posting kopdar versiku nyusul yeh… mo nyari weton yang pas.. *halah!* hehehe)

Bener-bener great date La, seumur-umur baru kali ini aku masuk di foto box..hihihi… Sure, kita rencanakan ketemuan berikutnya yah..

@ DM : ….. mau ikutan nggak ketemuan sama Luna Maya? ;)

4. edratna - December 15, 2008

Wahh senengnya ketemu teman…sayang saya mondar mandir Jakarta-Surabaya, tapi belum sempat punya waktu untuk ketemuan….karena besoknya pergi lagi ke tempat lain.

Padahal saya sempat tinggal di Surabaya setahun, di awal masa kerjaku, dan saat itu masih lajang….kerjaannya keluyuran di Wijaya (sekarang belum dibangun lagi ya), Tunjungan, dll.

Yah Ibu… kapan-kapan kalo lagi ke Surabaya lagi kabar-kabari yah… kita bisa kok bikin kopdaran singkat.. hehehe… Masa Yoga & Lala aja yang pernah ketemuan sama Ibu, saya juga pengen nih… hehehe…

5. ernalilis - December 15, 2008

Ehmmmm Nungki yang masih terbayang-bayang, Tanti yang sudah berkali-kali ketemuan sama temen didunia maya, dan Jeung Lala (salam kenal…!) Ikut seneng deh lihat gaya AB three kalian…Iya nih.. aku akhirnya ketularan juga virusnya. Setelah lumayan lama cuma ngeBlog di FS saja akhirnya aku juga kepincut ingin masuk didunia ini. Yah blajar-blajar ngungkapkan isi hati lewat tulisan dan cari temen.. Yha paling nggak didunia ini aku nggak merasa tinggal di Timbuktu karena saking jauhnya…aku tinggal di Jember.. Jauh dan harus lewat lautan lumpur dulu….hehehehehe…

Berkali-kali Na? plis deh ah… cuma 2 juga ini, kamu terlalu hiperbolis… iri ya? hehehe… Nah, kaya’ yg aku bilang ini menyenangkan Na, udah bisa jadi ‘penulis’ dapet teman pula… senang kamu ikut bergabung… :)

6. does it only happen in the movies? « the blings of my life - December 15, 2008

[...] post: What a Small World by Mbak Tanti Wawancara Dadakan Dengan Sang Penulis The Blings of My Life by Mbak [...]

7. agoyyoga - December 16, 2008

seru kali! dunia yang makin sempit atau dunia yang makin datar mbak? Memang teknologi internet memudahkan segalanya, tanpa keluar rumah pun, kita bebas menjelajah dunia. Sudah mulai internet addict eh blogging addict beluuum? :D

Datar? sedatar monitor flat yah? mungkin juga sih…
Eh, apa tanda dan gelajanya blogging addict?
kayaknya sih enggak, eh.. …belum eh… entah deh :D

8. Ikkyu_san - December 16, 2008

waaah mbak Tanti….
ngga keliatan loh bahwa mbak dan lala itu beda satu putaran shio hihihi awet muda euy…dan kok narsisnya kayaknya nular deh

tunggu aja mbak, kalo saya nekat bisa mampir ke sby dulu kok baru ke jkt (kalo naik SQ hihihihi)

EM
Emang gak kelihatan beda, orang saya sama Lala itu emang sepantaran…hihihi…..
*sok imut*

Nah, ayo naik SQ aja, ntar kami siapkan penjemputan spesial di bandara lengkap dengan umbul-umbulnya…
wah, pasti seru kalo kita ketemuan… :)

9. Ikkyu_san - December 16, 2008

nular maksudnya Mbak Tanti ketularan Lala gitchu
hehehe
EM

Sebenernya nggak jelas sih siapa yang menulari dan siapa yang ketularan…hehehe…
Tapi, mungkin memang benar, Lala yang membawa virus narsis itu ;)

10. cenya95 - December 17, 2008

Small word = small sofa.
:mrgreen:
Benar-benar sempit… jadinya.

Benar itu…
as sempit as can be….
tapi tetep seru… hihihi

11. tukyman - December 17, 2008

saya datang lagi dengan sejuta senyuman :)
salam kenal :)

Salam kenal juga.
Terima kasih udah berkunjung.

12. sonyssk - December 18, 2008

yaaaah namanya juga orang sekota, ya jumpa lah. jumpa ama aku di medan, baru hebaaaat. kalau aku ke surabaya…. nunggu pensiun (dapat tunjangan taspen) dulu deh.
btw… penampilan kalian jauh lebih menarik dibandingkan AB Three bikin aja nama grup kalian AM Three (artinya… tunggu di postingan berikutnya).

AM three? kaya’ iklan provider telepon seluler ajah… hihihi…

13. retie - December 20, 2008

Alow mbak salam kenal ya :) Beberapa hari sebelum mbak ketemuan ma Lala, aku juga ketemuan ma Lala lho :) Seneng ya bisa nambah temen :)

Alow Retie, salam kenal juga.
Iya, seneng bisa nambah temen. Eh, Lala kaya’nya udah perlu bikin fans club tuh, secara udah jadi seleb gitu dia..hihihi…

14. yakub - December 20, 2008

wah jadi inget pertemuan kemarin di Yogya ni Mbak… kapan bisa kumpul lagi yaaaa. keluarga Surabaya, Tangerang, dan Solo…

Iya… menyenangkan ya, kita bisa dapet teman bahkan keluarga yang berawal dari dunia maya. Ayo deh, ntar liburan kita kumpul2 lagi….. :)

15. tutinonka - January 4, 2009

Saya baca kopdar Mbak bertiga dengan Lala di blog Lala, dan baru sekarang baca tulisan versi Mbak Tanti. Kalau lihat foto-fotonya …. wuaa … saya jadi kasihan sama Lala. Soalnya, kopdar di Surabaya ketemu gadis-gadis cantik nan modis dan gaul, sementara kopdar di Yogya ketemu ibu-ibu yang meskipun nggak kalah narsis, tapi …. oh no! Sudah lewat masa muda … hihihi …

Duh, ini gadis bertiga cantiknya melebihi AB Three ataupun 3 Diva (alias Di3vA) …

Ah… mbak Tuti ini bisa aja deh…
*sok tersipu-sipu*

3 Diva mbak? lah.. saya sebagai siapanya ya?..hihihi..

16. Daniel Mahendra - January 5, 2009

@ Tanti:
Dan kau adalah Dewi-nya?
Malaikat juga tahu!

….siapa yang jadi juaranya…..

17. icehill - August 20, 2009

bersahaja banget ya….. keren….

Thanks :)