Aduh…. Lupa !! January 25, 2009
Posted by tantikris in story.34 comments
Jumat lalu, sore sepulang kantor , aku bergegas ke Stasiun Gubeng untuk mudik ke Jogja dengan KA Sancaka, ini rutinitas yang kujalani paling tidak sebulan sekali dan sudah kulakukan hampir lima tahun terakhir ini. Jumat lalu aku sangat sibuk, hingga harus ijin menyelinap keluar dari rapat yang belum selesai supaya tidak ketinggalan kereta. Seperti biasa aku menyempatkan diri membeli minuman dingin teh melati dan melenggang dengan tenang ke tempat tunggu penumpang di dekat jalur 6. Aku sudah hafal disebelah mana gerbong kereta akan berhenti jadi aku langsung berjalan kearah paling ujung yang sepi penumpang, disitulah kira-kira lokasi gerbong eksekutif 1 yang berada di rangkaian paling belakang akan berhenti.
Hanya ada dua orang disebelahku, mungkin mereka sama hafalnya seperti aku, sementara sebagian besar penumpang lain berjubel pada ujung yang lain. Aku sempat duduk di kursi tunggu, menyeruput teh dinginku dan selesai melakukan dua panggilan telepon saat diumumkan kereta Sancaka sudah datang. Benarlah, pintu kereta tepat ada didepanku dan sementara orang lain harus bergegas berjejal masuk dengan kurang tertib aku sudah ada dideretan depan dan masuk kedalam kereta dengan mudahnya. Sampailah aku di kursi 4D, meletakkan gelas karton teh pada tempatnya, menaruh tas, duduk dengan nyaman sambil mengeluarkan buku baruku “Rumah Kaca”, buku terakhir Tetralogi Buru Pramoedya Ananta Toer yang tidak sabar akan segera kunikmati… hmm.. perjalanan rutin akan selalu akan terasa nyaman kalau ditemani dengan bacaan yang menyenangkan.
Sementara penumpang lain sibuk masuk berjejalan aku mulai duduk dengan rileks, tapi itu tidak berlangsung lama, seorang perempuan sebayaku menegurku dengan nada keras “Mbak, tempat duduknya nomor berapa, coba lihat tiketnya?” (more…)
Dahsyat !! January 14, 2009
Posted by tantikris in story.28 comments
Saat mendengar kata “dahsyat” apa yang terlintas dalam pikiran anda? Bagaimana mendeskripsikannya?
Hal yang menunjukkan sesuatu yang hebat?
Sesuatu yang luar biasa dan menakjubkan?
Sesuatu yang menggemparkan?
Sesuatu yang mencengangkan?
Aku tidak sempat mencari definisi kata “dahsyat” dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, tapi dalam beberapa waktu terakhir ini aku sedang menghadapi beberapa keadaan yang kurasa bisa digambarkan dengan satu kata ini, “dahsyat !!”
“Dahsyat” yang pertama kurasa tepat untuk menggambarkan apa yang kualami pada saat menyaksikan parade kembang api di momen pergantian tahun 2009 yang lalu. Indah sekali melihat langit yang kelam tiba-tiba dihiasi percikan kembang api berwarna-warni, aku mendongak terkagum-kagum dan berbisik… wow… dahsyat ! Ini mengingatkanku pada sesuatu yang lebih dahsyat Oktober lalu saat aku menyaksikan parade kembang api di Disneyland Hongkong.
Saat itu aku berada diantara ribuan pengunjung yang berkumpul di dekat kastil utama setelah puas berkeliling dan menikmati berbagai wahana, menantikan waktu tepat pukul 21.00, saat yang ditunggu-tunggu sebagai acara puncak di penghujung hari itu. Dramatis sekali saat lampu-lampu dipadamkan, rekaman musik mengalun dari segala penjuru taman mengiringi narasi yang dibacakan dalam dua bahasa bergantian.
Pendengaranku dibuai oleh melodi yang indah, instrumentalia dari lagu-lagu tema film Disney yang sangat kukenal sejak aku kecil, dalam komposisi orkestra lengkap yang indah, betapa merdunya.. Hatiku terbawa emosi antara riang dan syahdu, dan mataku terbelalak saat akhirnya kembang api diluncurkan membelah kelamnya langit ditingkahi permainan lampu pada kastil utama. Sejenak aku seolah lupa menarik nafas…. wow…. dahsyat !!

Morning Has Broken January 5, 2009
Posted by tantikris in story.18 comments
The sun peek from the cloud when I wake up this morning. I opened my windows, looked up to the sky and whispered said “Hello sun, where are you? Please show up and brightened my day”
It was a cool Monday morning but the air smelled so fresh so I inhaled it deeply filled my lungs. My eyes captured at the green grass covered with sparkling dews and to my roses which looked so pretty and fresh by the showered rain last night. The sprinkle tiny water drops on the leaves made it sparkling like diamonds. They seemed greet me and said ‘good morning’, I replied it with my smile and again whispered said “Good morning blossoms, you look wonderful this morning, I wish I would looked as pretty as you today”.
Morning has broken, on first Monday of 2009
Then my heart sang :
Morning has broken, like the first morning
Blackbird has spoken, like the first bird
Praise for the singing, praise for the morning
Praise for the springing fresh from the world
Sweet the rain’s newfall, sunlit from heaven
Like the first dewfalls on the first grass
Praise for the sweetness of the wet garden
Sprung in completeness when his feet passed
Mine is the sunlight, mine is the morning
Born of the one light Eden saw play
Praise with elation, praise every morning
God’s recreation of the new day
Morning has broken, on first Monday of 2009