Somewhere Out There May 6, 2009
Posted by tantikris in music.12 comments
What do you feel about people you love when they are far away from you? You cannot meet them in person and being with them actually to show how you care. Maybe you can still talking to them by phone, for a while, if they are reachable, but you cannot see them nor give them your lovely smile, you cannot touch them nor give them your big hug.
All you can do is just keep thinking about them, bringing them into your pray, wishing them all the best wishes and waiting for the time you will be together.
Muatan Beban April 27, 2009
Posted by tantikris in lens story.17 comments
Hidup bagai melaju berkendara diatas roda, berjalan menyusuri waktu. Kadang ngebut, kadang melambat, sesekali berhenti, beristirahat untuk kemudian kembali berjalan lagi, sampai nanti di tujuan akhir perhentian.

Perjalanan tak selalu ringan, ada beban yang harus dibawa sebagai muatan. Kadang beban itu begitu berat, tapi bisa dikemas dengan ringkas, mudah dibawa, meskipun berat tapi tak begitu membebani.

Kadang muatan itu tampak begitu besar, padahal sesungguhnya bila ditimbang tak seberapa berat bebannya. Beban itu terlihat seolah-olah begitu besarnya, menyesakkan menyita segala kekuatan, apa semua itu bukan karena tak pandai mengemasnya dan membuatnya jadi sesuatu yang padat? Beban itu sebenarnya tidak seberat kelihatannya kok.
Bukan Kambing Jantan April 21, 2009
Posted by tantikris in story.19 comments
Aku ini tidak sedang ingin bercerita tentang kambing, ada orang yang lebih ahli di bidang ini, malu ah sama beliau ini. Aku juga bukan sedang membicarakan Kambing Jantan-nya Raditya Dika yang sudah sukses bikin aku terbahak-bahak saat membaca novelnya (katanya sudah dibikin filmnya juga, tapi aku nggak nonton sih). Aku ingin bercerita tentang zodiak Aries yang digambarkan dengan simbol kambing jantan.

Oh ya, jangan salah. ini juga bukan karena aku tahu banyak tentang zodiak dan astrologi apalagi percaya pada ramalan-ramalan bintang, bukan, aku hanya tertarik saja pada beberapa aspek didalamnya. Aries adalah zodiak untuk orang yang lahir antara 20 Maret – 21 April, kalau digambarkan sebagai kambing jantan mungkin berkaitan dengan beberapa sifat yang dimilikinya.
Sepanjang yang kuketahui orang Aries ini disebutkan punya yang sifat agresif, energik, impulsif, berjiwa pemimpin, pantang menyerah, penuh ambisi, keras kepala, penuh kreatifitas dan inisiatif, maunya langsung ke sasaran, tidak suka basa-basi, nah karateristik yang kuat ini rasanya ‘bukan gue banget’ deh. Karakterku yang Pisces ini rasanya lebih ‘lunak’ dan cenderung melankolis, karena perbedaan ini aku maklum saja waktu membaca beberapa artikel tentang astrologi yang menyebutkan bahwa Pisces bukanlah pasangan ideal Aries.
Meskipun temanku banyak, rasanya sejak remaja dulu aku jarang dekat dengan orang-orang Aries, bukan karena pilih-pilih teman (apalagi menyeleksi berdasarkan zodiak), kebetulan saja begitu. Tapi, aku merasa ini suatu bukan kebetulan kalau kemudian aku berteman dekat dengan seorang Aries yang kemudian setelah bersamanya selama sekian tahun lalu kami mengikat janji dan dipersatukan menjadi pasangan hidup. Katanya Aries tidak cocok dengan Pisces, ah tapi buat kami ok-ok aja kok, hepi-hepi aja, kami bahagia.
Kelihatannya aku memang berjodoh dengan Aries !!
Undangan April 8, 2009
Posted by tantikris in story.16 comments
Kalau kau mendapakan suatu undangan apa yang akan kau lakukan dengannya? Pastinya dilihat dulu siapa yang mengundang, untuk acara apa, lalu kau lihat agendamu untuk melihat apakah bisa menghadiri undangan itu, apa yang harus dipersiapkan berkaitan dengannya. Dalam minggu ini aku mendapatkan beberapa undangan yang harus dipenuhi, ada empat undangan yang akan kutunjukkan disini.
Undangan yang pertama adalah undangan rapat di kantor. Wah, rupanya pimpinan benar-benar mau memanfaatkan hari terakhir sebelum libur panjang akhir minggu ini, jadi.. yuk rapat dulu. Undangan yang ini undangan biasa, acaranyapun acara rutin biasa, tapi tentu saja aku harus hadir karena kalau tidak tugasku akan terhambat. Aku lega setelah melihat agendaku kosong pada hari dan jam itu, dan setelah mempersiapkan materi yang akan dibawa dalam rapat, yak ! aku siap untuk hadir.
Undangan kedua bentuknya unik, lihat deh !

Fly Me to the Moon April 5, 2009
Posted by tantikris in music.15 comments
Bulan lalu seorang teman mengirimiku CD dengan judul Songs for Friends, isinya adalah lagu-lagu pilihan, lagu-lagu everlasting yang dinyanyikannya sendiri. Tentu saja aku kemudian segera mengucapkan terima kasih padanya, apalagi karena disitu ada salah satu lagu favoritku “Fly Me to the Moon”.
Lagu ini adalah lagu lawas yang setahuku dulunya dinyanyikan oleh Frank Sinatra (1964). Suara penyanyinya mantap dan berkarakter membawakan lagu yang manis, melodinya enak didengar, liriknya sederhana tapi menyentuh hati, komposisi musiknya harmonis dengan ritme sedang, bila mendengarnya kepala dan bahu akan refleks ikut bergoyang mengikuti alunan swing yang membuat hati terbuai riang Ah, lagu manis yang romantis tapi jauh dari kesan mendayu-dayu.
Coba simak lagu ini
Nyepi, Hening. March 26, 2009
Posted by tantikris in story.13 comments
Pagi ini aku terbangun begitu saja,
bukan karena suara alarm jam di meja,
bukan karena suara berisik
bukan pula karena musik.
Pagi ini aku bangun tidak sepagi biasanya, sengaja, kan ini hari libur. Belum beranjak dari tempat tidur aku memicingkan mata melihat jam berapa ini,jam enam pagi lewat sedikit, sinar matahari mulai mengintip dibalik tirai jendela tapi kok, jam segini suasananya sepi. Sambil menyingkapkan selimut dan bangun aku menajamkan pendengaranku, sunyi, yang terdengar hanya detak jam di kamar dan dengung halus pendingin ruangan, tidak terdengar suara-suara di luar. Doa pagiku berlangsung dalam suasana hening dan teduh, benar-benar dalam arti yang sesungguhnya.
Pagi ini kok agak lain ya apa yang membuatnya berbeda? (more…)
Bitter Sweet Dark Chocolate March 20, 2009
Posted by tantikris in reflection.21 comments
A friend brought me a box of chocolate, my favourite !! Pretty tiny shapes, combined fillings, various kinds and flavour, sure they are fancy tempting ones.
One of them is something they called dark chocolate, still the same pretty look and shape, but darker in color, bitter in taste, a little bit different.
Bitter is the opposite of sweet, everybody knows that. Most people would rather have the sweet than bitter, it is understandable. Bitter in any terms is not the thing people expected or want to deal with, it refers to something unpleasant, sadness and painful feeling.
But in this life, you don’t always dealing with sweet, sometimes you have to taste the bitter, it just happened and unavoidable. (more…)
March Blessings March 15, 2009
Posted by tantikris in story.21 comments
March is the time when I was born.
March for me is always be a special moment.
March for me is the time when I took a special reflection of my life.
March for me is the time when I got blessed with many things.
most are joyful ones that easily pleased me in happiness,
but sometimes appears as trials and sorrow that put me in misery
(but at the end- with HIM lead me by my side- it strengthen me and let me into perseverance)
This March, as other Marches before….
How Do You Judge a Book? March 10, 2009
Posted by tantikris in story.26 comments
Don’t judge a book by its cover, begitu kata pepatah.
Sampul buku tidak selalu menggambarkan isi didalamnya. Padahal belum tentu begitu lho, kadang kita bisa tertipu dengan kesan pertama dari penampilan luar. Tampak indah diluar ternyata setelah melihat lebih jauh itu tidak sesuai dengan isinya, sebaliknya dari penampilan yang biasa-biasa saja bahkan tampak tidak meyakinkan bisa jadi kita jadi terkaget-kaget karena isinya begitu mengagumkan.
Jadi, baca dulu isi tulisannya baru berikan penilaian atasnya. Ada buku yang begitu memberikan kesan hingga sejak awal membuka halaman pertamanya kita langsung terkesima dan tak ingin berhenti membaca sampai halaman terakhir. Ada pula buku yang awalnya biasa saja tapi baru menarik setelah kita membaca lembar-lembar berikutnya, sebaliknya ada buku yang menarik pada awalnya tapi kemudian terasa membosankan. Tapi ada pula buku yang biasa-biasa saja tapi isinya memberi kita berbagai pelajaran yang bisa menambah wawasan.
Sama dengan menilai seseorang, penampilan fisik belum tentu menggambarkan dirinya yang sebenarnya. (more…)
Habis Gelap Terbitlah Terang March 5, 2009
Posted by tantikris in story.13 comments
Are you affraid of the dark?
Does darkness bring some discomfort feeling in your mind?
Buat saya berada dalam kegelapan itu adalah hal yang sangat tidak menyenangkan, celakanya saya terpaksa mengalaminya belum lama ini.
Beberapa waktu yang lalu satu sahabat saya harus menjalani suatu operasi karena penyakitnya. Pulang kantor saya menengoknya di salah satu Rumah Sakit terkenal dikota ini. Waktu itu baru saja dia masuk kamar setelah satu jam sebelumnya keluar dari Recovery Room pasca operasi. Dia belum sepenuhnya sadar, masing pusing dan mual, tapi tahu kalau saya ada disana, jadi saya ngobrol saja dengan keluarganya yang menunggunya. Tengah-tengah asyik ngobrol tiba-tiba lampu mati…uups… gelap deh semuanya.
Kamar ini berada dilantai 8, dari jendela saya bisa melihat situasi diluar ternyata lampu di gedung-gedung sekitarnya dan lampu dijalan raya tetap menyala, jadi ini bukan pemadaman listrik total. Kami semua tetap tenang ditempat… ah… ditunggu aja, masa’ sih rumah sakit mati lampu, sebentar nanti pasti kan lampunya nyala lagi. Sebentar kemudian masuklah dua orang perawat menyampaikan permohonan maaf atas gangguan ini, “mohon sabar ya Bapak, Ibu, kami sedang memperbaikinya” begitu ucapan mereka dengan ramah.. Baik, kami tunggu.
5 menit…
Kok lama yah, kenapa mereka nggak segera menyalakan genset?
Terdengar ribut suara dari kamar-kamar sebelah, para pengunjung keluar dari kamar berkumpul di koridor, menggerutu sana-sini, sedangkan para pasien, tentu saja cuma bisa pasrah di tempat tidurnya masing-masing.
10 menit…
Masih gelap !
Teman saya si pasien mulai terjaga… “Kenapa semuanya gelap?” dia yang belum sepenuhnya sadar mengira sesuatu terjadi pada dirinya. “Nggak apa2 kok,ini listriknya memang mati, jadi gelap, sebentar lagi juga nyala” kata kami menenangkannya.
15 menit…
20 menit…
Belum nyala juga!