jump to navigation

Nyepi, Hening. March 26, 2009

Posted by tantikris in story.
13 comments

Pagi ini aku terbangun begitu saja,

bukan karena suara alarm jam di meja,

bukan karena suara berisik

bukan pula karena musik.

 

Pagi ini aku bangun tidak sepagi biasanya, sengaja, kan ini hari libur. Belum beranjak dari tempat tidur aku memicingkan mata melihat jam berapa ini,jam enam pagi lewat sedikit, sinar matahari mulai mengintip dibalik tirai jendela tapi kok, jam segini suasananya sepi. Sambil menyingkapkan  selimut dan bangun aku menajamkan pendengaranku, sunyi, yang terdengar hanya detak jam di kamar dan dengung halus pendingin ruangan, tidak terdengar suara-suara di luar. Doa pagiku berlangsung dalam suasana hening dan teduh, benar-benar dalam arti yang sesungguhnya.

 

Pagi ini kok agak lain ya apa yang membuatnya berbeda? (more…)

Bitter Sweet Dark Chocolate March 20, 2009

Posted by tantikris in reflection.
21 comments

chocoA friend brought me a box of chocolate, my favourite !!  Pretty tiny shapes, combined fillings, various kinds and flavour, sure they are fancy tempting ones.

One of them is something they called dark chocolate, still the same pretty look and shape, but darker in color, bitter in taste, a little bit different.

 

 

Bitter is the opposite of sweet, everybody knows that. Most people would rather have the sweet than bitter, it is understandable. Bitter in any terms is not the thing people expected or want to deal with, it refers to something unpleasant, sadness and painful feeling.

 

But in this life, you don’t always dealing with sweet, sometimes you have to taste the bitter, it just happened and  unavoidable. (more…)

March Blessings March 15, 2009

Posted by tantikris in story.
21 comments

March is the time when I was born.

March for me is always be a special moment.

March for me is the time when I took a special reflection of my life.

March for me is the time when I got blessed with many things.

most are joyful ones that easily pleased me in happiness,

but sometimes appears as trials and sorrow that put me in misery

(but at the end- with HIM lead me by my side- it strengthen me and let me into perseverance)

                             

This March, as other Marches before….

(more…)

How Do You Judge a Book? March 10, 2009

Posted by tantikris in story.
27 comments

Don’t judge a book by its cover, begitu kata pepatah.

Sampul buku tidak selalu menggambarkan isi didalamnya. Padahal belum tentu begitu lho, kadang kita bisa tertipu dengan kesan pertama dari penampilan luar. Tampak indah diluar ternyata setelah melihat lebih jauh itu tidak sesuai dengan isinya, sebaliknya dari penampilan yang biasa-biasa saja bahkan tampak  tidak meyakinkan bisa jadi kita jadi terkaget-kaget karena isinya begitu mengagumkan.

 

Jadi, baca dulu isi tulisannya baru berikan penilaian atasnya. Ada buku yang begitu memberikan kesan hingga sejak awal membuka halaman pertamanya kita langsung terkesima dan tak ingin berhenti membaca sampai halaman terakhir. Ada pula buku yang awalnya biasa saja tapi baru menarik setelah kita membaca lembar-lembar berikutnya, sebaliknya ada buku yang menarik pada awalnya tapi kemudian terasa membosankan. Tapi ada pula buku yang biasa-biasa saja tapi isinya memberi kita berbagai pelajaran yang bisa menambah wawasan.

 

Sama dengan menilai seseorang, penampilan fisik belum tentu menggambarkan dirinya yang sebenarnya. (more…)

Habis Gelap Terbitlah Terang March 5, 2009

Posted by tantikris in story.
14 comments

Are you affraid of the dark?

Does darkness bring some discomfort feeling in your mind?

Buat saya berada dalam kegelapan itu adalah hal yang sangat tidak menyenangkan, celakanya saya terpaksa mengalaminya belum lama ini.

               

Beberapa waktu yang lalu satu sahabat saya harus menjalani suatu operasi karena penyakitnya. Pulang kantor saya menengoknya di salah satu Rumah Sakit terkenal dikota ini. Waktu itu baru saja dia masuk kamar setelah satu jam sebelumnya keluar dari Recovery Room pasca operasi. Dia belum sepenuhnya sadar, masing pusing dan mual, tapi tahu kalau saya ada disana, jadi saya ngobrol saja dengan keluarganya yang menunggunya. Tengah-tengah asyik ngobrol tiba-tiba lampu mati…uups… gelap deh semuanya.

 

Kamar ini berada dilantai 8,  dari jendela saya bisa melihat situasi diluar ternyata lampu di gedung-gedung sekitarnya dan lampu dijalan raya tetap menyala, jadi ini bukan pemadaman listrik total. Kami semua tetap tenang ditempat… ah… ditunggu aja, masa’ sih rumah sakit mati lampu, sebentar nanti pasti kan lampunya nyala lagi. Sebentar kemudian masuklah dua orang perawat menyampaikan permohonan maaf atas gangguan ini, “mohon sabar ya Bapak, Ibu, kami sedang memperbaikinya” begitu ucapan mereka dengan ramah.. Baik, kami tunggu.

 

5 menit…

Kok lama yah, kenapa mereka nggak segera menyalakan genset?

Terdengar ribut suara dari kamar-kamar sebelah, para pengunjung keluar dari kamar berkumpul di koridor, menggerutu sana-sini, sedangkan para pasien, tentu saja cuma bisa pasrah di tempat tidurnya masing-masing.

 

10 menit…

Masih gelap !

Teman saya si pasien mulai terjaga… “Kenapa semuanya gelap?” dia yang belum sepenuhnya sadar mengira sesuatu terjadi pada dirinya. “Nggak apa2 kok,ini listriknya memang mati, jadi gelap, sebentar lagi juga nyala” kata kami menenangkannya.

 

15 menit…

20 menit…

Belum nyala juga!

 

(more…)